Sabtu, 23 November 2019

Waspadalah Mafia ! Ahok Siap Berantas

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berkunjung ke Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

   PANDAHOKI - Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah resmi mengangkat mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Komisaris Utama (Komut) Pertamina.

   Peneliti Alpha Research Database Indonesia Ferdy Hasiman berharap Ahok mesti segera berantas mafia hingga ke akar alias dari hulu hingga hilir.

   "Jadi tugas pertama Ahok di Pertamina adalah melakukan operasi pemberantasan mafia migas dari hulu-hilir," kata Ferdy dalam siaran pers, Minggu, 24 November 2019
Baca Juga : Gaji Ahok yang Diterima di PT Pertamina
   Menurut Ferdy, Pertamina memang butuh pengawasan. Sebab, laba Pertamina masih lebih kecil ketimbang Petronas sebesar 11 miliar dollar AS di 2018. Hal itu membuat Pertamina termasuk perusahaan minyak kecil di dunia meski asetnya mencapai Rp 905,8 triliun di 2018.

   Padahal kata Ferdy, dahulu tahun 1990 Petronas belajar dari Pertamina bagaimana caranya mengolah lapangan-lapangan migas, menggunakan teknologi, dan berinovasi.

   "Namun, seiring berjalan waktu, Petronas menyalip jauh Pertamina. Pertanyaannya adalah mengapa Pertamina sulit bersaing ?" imbulnya.

   Ferdy menuturkan, hal tersebut telah terjadi karena masih adanya mafia migas yang memiliki jaringan kuat dan panjang. Dia bilang, mafia berharap RI tetap mengimpor BBM dan elpiji agar mereka mendapat untung sehingga tidka menginginkan produksi minyak Pertamina meningkat di sektor hulu.

   "Mafia migas adalah kejahatan terbesar terhadap negara. Mafia migas membuat negara ini bergantung pada impor. Mafia tidak menginginkan Dirut Pertamina yang bersih dan menginginkan Dirut yang cenderung kompromistis," tegasnya.

   Belum lagi soal mantan Direktur Utama Pertamina Energy Service (PES) Bambang Irianto yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK beberapa bulan lalu.

   Adapaun hingga kini, rantai mafia migas disinyalir masih ada dan menempel di partai-partai politik meski Presiden Jokowi telah melikuidasi Petral melalui Tim Reformasi Tata Kelola Migas sejak awal pemerintahannya.

   "Mafia ini masih menempel sambil mencari celah bagaimana mereka mencoba bermain kembali dan bagaimana Presiden Jokowi bisa melunak," ungkap Ferdy.

   Untuk itulah kata Ferdy, Ahok bisa menjadi tangan kanan Presiden RI dalam memberantas mafia seiring dengan jabatan Komut yang diembannya.

   "Ahok harus benar-benar menunjukan taringnya memberantas mafia. Ahok akan membuat kerja Direksi Pertamina lebih nyaman mengolah bisnis hulu ke hilir. Ahok juga perlu awas jika ada orang-orang internal Pertamina bermain mata dengan mafia migas," pungkasnya.

   "Gimana menurut sobat panda, apakah Pak Ahok bisa memberantas para mafia migas dan Pertamina bisa bersaing dengan Petronas ? Bantu semangatin Pak Ahok sama-sama yuk sobat panda"

BERITA JAKARTA | BERITA TERKINI | GUBERNUR JAKARTA | BASUKI TJAHAJA PURNAMA | AHOK | PT PERTAMINA | KOMISARIS UTAMA PERTAMINA | KOMISARIS UTAMA PT PERTAMINA | SOBAT PANDA | PANDAHOKI | PANDA HOKI | DEPOSIT VIA PULSA | AGEN JUDI PULSA | AGEN TOGEL PULSA | JUDI ONLINE PULSA | TOGEL ONLINE PULSA | JUDI PULSA | TOGEL PULSA | DEPOSIT PULSA | DEPOSIT PULSA TELKOMSEL | DEPOSIT PULSA AXIS | JUDI PAKAI PULSA | TOGEL PAKAI PULSA | BANDAR JUDI PULSA | BANDAR TOGEL PULSA | DEPOSIT SLOT PULSA | DEPOSIT BOLA PULSA | JUDI SLOT PULSA | JUDI BOLA PULSA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar