Kamis, 26 Desember 2019

15 Tahun Lalu: Ismed Sofyan, Irwansyah Sosok Pahlawan Sepak Bola Aceh



   PANDAHOKI - Ismed Sofyan mengenang legenda Persiraja Banda Aceh yang menjadi korban bencana tsunami 2004. Irwansyah, sebagai pahlawan sepak bola di tanah kelahirannya.

   Tragedi tsunami 26 Desember 2004 meninggalkan duka mendalam buat masyarakat Aceh. Tak terkecuali bagi legenda hidup Persija Jakarta, Ismed Sofyan.

   Meski tak menjadi korban langsung bencana yang terjadi pada minggu pagi tersebut, Ismed Sofyan harus merasakan duka akibat kehilangan beberapa rekannya, salah satunya penyerang legendaris Persiraja Banda Aceh, Irwansyah.

   Sebagai putra Aceh yang masih berposisi penyerang, mengenang Irwansyah sebagai sosok yang hampir sempurna di atas lapangan.

   "Almarhum adalah penyerang yang komplet. Punya kaki kiri dan kanan yang bagus, punya kecepatan juga. Bisa dibilang hampir sempurna sebagai striker," kenang Ismed Sofyan kepada redaksi berita olahraga Indosport via sambungan telepon, Kamis, 26 Desember 2019.

   Jado di atas lapangan, Irwansyah yang lebih senior dari Ismed juga hadir sebagai sosok yang menyenangkan dan sangat terbuka di luar lapangan. Kehadirannya selalu bisa membuat situasi tim Persiraja Banda Aceh begitu hangat dan penuh canda tawa.

   "Irwansyah pemain yang sangat baik, terbuka, suka guyon, dan menyenangkan. Orangnya asyik karena bisa mencairkan suasana di saat anak-anak diam. Kalau ada Almarhum suasana menjadi ramai," tutur Ismed Sofyan.

   Sebagai salah pemain yang pernah menjadi rekan sekamar Irwansyah di Persiraja, Ismed Sofyan pun berharap gaar publik sepak bola Tanah Rencong terus mengenang dan memberi penghargaan lebih ke pemain yang menjadi korban keganasan tsunami Aceh 2004.

   "Harapannya agar ada penghargaan yang lebih untuk terus mengenang sosok almarhum. Bagaimana pun almarhum telah mengharumkan nama  Aceh. Apalagi Persiraja akan bermain di Liga 1 musim depan," harap pria berusia 40 tahun itu.

   Tak berlebihan memang jika Ismed Sofyan menyebut Irwansyah sebagai pesepak bola yang telah mengharumkan nama Aceh. Sebab dalam kariernya, Irwansyah mampu menjaga konsistensi terus bersaing dalam perburuan gelar top skor, sejak Liga Indonesia edisi pertama (1994/95).

   Lebih dari itu, dalam kesuksesannya di Liga Indonesia dan menjadi buruan banyak klub besar. Irwansyah justru tetap memilih bertahan di Persiraja Banda Aceh. Menjadi one club man hingga ajal menjemput dalam bencana tsunami Aceh 26 Desember 2004.
Artikel asli

TSUNAMI ACEH | BANDA ACEH | ACEH | 15 TAHUN TSUNAMI ACEH | PANDAHOKI | DEPOSIT VIA PULSA | DEPOSIT PAKE PULSA | DEPOSIT PAKAI PULSA | JUDI VIA PULSA | JUDI PAKE PULSA | JUDI PAKAI PULSA | DEPOSIT VIA PULSA TELKOMSEL | DEPOSIT VIA PULSA XL | DEPOSIT VIA PULSA AXIS | PULSA TELKOMSEL | PULSA XL | PULSA AXIS | JUDI SLOT  PULSA | JUDI SLOT PULSA TELKOMSEL | JUDI SLOT PULSA XL | JUDI SLOT PULSA AXIS | JUDI SLOT | JUDI BOLA PULSA | JUDI BOLA PULSA TELKOMSEL | JUDI BOLA PULSA XL | JUDI BOLA PULSA AXIS | JUDI BOLA | JUDI SLOT ONLINE | JUDI BOLA ONLINE | BO TERPERCAYA | AGEN JUDI ONLINE | AGEN TOGEL ONLINE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar